Sabtu, 01 Desember 2012

CARA MENGHAFAL PASAL-PASAL UUD NRI 1945 DAN TAP MPR DALAM LOMBA LCC

BAGAIMANA CARA MENGHAFAL PASAL-PASAL UUD NRI 1945 DAN TAP MPR RI DALAM MEMPERSIAPKAN LOMBA CERDAS-CERMAT MPR?

                       Lomba ini (LCC)  seperti penulis sampaikan pada postingan sebelumnya ( dapat dilihat pada category tips dan trik . …) merupakan kompetisi yang menuntut ketekunan dalam menghafal materi perlombaan seputar pasal-pasal UUD NRI 1945 dan TAP MPR. Minimal ada 5  buku yang mesti dihafalkan jikalau berkeinginan memenangkan lomba tersebut, diantaranya buku biru atau buku pasal-pasal ( 2 buah), buku merah atau buku mengenai TAP MPR ( 2 buah ) dan 1 buku kuning emas yang berisi substansi dari TAP MPR RI. Huft…apa gak pecah tu kepala menghafal buku sebanyak itu ? Jawabannya gak juga tuh.Aasal diniatkan ,pasti bisa.
Masing-masing orang punya metode menghafal yang berbeda-beda. Ada yang terbiasa menghafal sambil mendengarkan music, mengunyah sesuatu(ngemil), mencoret-coret buku, dan ada juga seperti petapa; mengurung dalam kamar, memastikan tidak ada bunyi-bunyian berarti yang dapat mengganggunya menghafal, dan sendirian… . Masing-masing metode menghafal seperti yang diutarakan diatas akan memberikan tingkat pemahaman yang berbeda-beda. Ada pemahaman yang hanya dipermukaannya saja, ada pemahaman yang cukup lumayan, namun ada pula pemahaman yang memang benar-benar paham, mengerti maksud dan intepretasi dari apa yang dihafalkan dan menancap kuat dimemori kepala sehingga hafalan tersebut bertahan lama. Pemahaman ini yang penulis sebut dengan pemahaman super ego. Pemahaman yang kuat, berakar dan telah menjadi part atau bagian permanen dalam otaknya sehingga jika dilakukan tes dari apa yang ia hafalkan (misalnya sebutkan pasal sekian.., TAM MPR nomor sekian…, Apa substansi dari TAP MPR nomor sekian…) maka dengan cepat dan ia dapat menjawab secara meyakinkan dan sempurna,  sehingga dalam dirinya akan muncul apa yang penulis sebut sebagai automatic without thinking (berfikir reflex).
Untuk dapat berfikir secara automatic, memang tidak mudah. Perlu usaha yang ekstra dan melelahkan. Tapi yakinlah bahwa jika anda bersusah payah dalam memahami ilmu, maka ilmu tersebut akan terekam kuat dalam memori anda. Dengan kata  lain, hasil adalah seberapa besar usaha yang telah anda lakukan. Disini penulis hanya ingin membagi pengalaman metode menghafal materi untuk mempersiapkan lomba cerdas cermat (LCC) ini sehingga kita merasa siap dan yakin untuk bertarung dengan kontestan lainnya saat hari –H. yakni:
BUKU BIRU TIPIS
  1. Ketika mendapatkan tas yang berisi buku materi, maka jangan dahulu anda merasa bangga bahwa anda adalah salah seorang anggota dari tim pilihan sekolah. Tapi sebaliknya, fikirkan apa yang anda dapat sumbangkan untuk kemenagan tim anda nantnya. Jangan sampai, anda hanya sebagai pelengkap komposisi tim, berdiam, dan penggembira. Meskipun anda tidak terpilih sebagai jubir, bukan berarti anda setengah-setengah dalam menghafal. Sebab jika saat bertanding andalah yang dapat menjawab, maka anda bukan hanya menyelamatkan sekolah anda, tapi saya yakin guru anda akan mempertimbangkan untuk menambahkan anda sebagai jubir lainnya.
  2. Setelah tas yang berisi buku diperoleh, maka keluarkan semua buku itu diatas meja. Dimulai dengan berdo’a, setelah itu ambil buku pasal-pasal (buku biru tipis) dan mulailah menghafal. Jangan anda sayang-sayang dengan buku itu. Kalaupun buku itu harus lecek, terlipat-lipat dan sobek sekalipun, maka itulah anda. Anda memang bersungguh-sungguh dalam belajar.
  3. Hafalkan mulai dari pasal 1 sampai 37, pasal aturan peralihan dan tambahan. Full, satu buku itu anda hafalkan. Terus dan terus diulang-ulang sampai anda dapat menyebutkan isi pasal berapapun tanpa meliat buku. Caranya menghafal pasal-pasal:
    1. Tandai mengenai apa bab dalam pasal tersebut.
    2. misal:- bab sekian mengenai kekuasaan kehakiman, dsb. (Anda tandai bab tersebut )
                   3.  Tandai kata-kata pengawal dalam pasal-pasal tersebut.
Contoh 1:
pasal 8ayat 3:” jika presiden dan wakil presiden mangkat, berhenti dan diberhentikan secara bersama-sama dalam masa  jabatannya maka pemegang kekuasaan sementara adalah mendagri, menlu dan menhan secara bersama-sama . . .
Anda tandai permulaan isi pada pasal tersebut dan buat kata-kata inisial pengingat. Misalnya : jika P dan W, M, B, B, maka mendagri, menlu dan menhan….(P=Presiden; W=Wakil presiden ; M=mangkat, B=berhenti ,B=di Berhentikan)
  Contoh 2 :
-      “ Presiden memberikan grasi dan rehabilitasi dengan pertimbangan MA.
Buatlah : Pres menberikan G dan reha dengan pertimb MA (G= grasi, Reha : rehabilitas
                 4. Bedakan keterangan-keterangan penting
                5. Menentukan banyak ayat dari masing-masing pasal
Kalian hafalkan terus. Tidak ada jeda kecuali untuk solat ( bagi yang muslim), istirahat(makan), mandi dsb. Setelah itu, baca lagi, hafalkan lagi.  Tes jangan liat buku. Sudah hafal bener-bener apa belum. Kalau sudah, diingat-ingat, kalau belum hafalkan lagi
Terakhir, Setor hafalan
Tumpahkan hafalan kalian didepan cermin atau ketika latihan dengan guru pembimbing atau teman satu tim anda  di sekolah. Didepan cermin kamu lihat dirimu yang saat itu sudah bisa berkata-kata menyebutkan isi pasal, padahal sebelumnya kamu belum tahu akan hal itu. Seketika itu kamu sadar bahwa penegetahuanmu bertambah. Didepan guru dan teman-teman, setorkan lah juga hafalanmu. Lihat apakah teman-teman anda sudah hafal juga dari apa yang anda hafalkan atau belum. Jika sudah maka anda harus menambah hafalan lagi. Jika mereka ternayata belum hafal. Setidaknya jika anda bayangkan teman-teman anda adalah lawan anda pada pertandingan nanti, maka Cuma tim anda yang bisa menjawab.
BUKU BIRU TEBAL.
Buku biru tipis yang anda punya berisi tentang ringkasan dari buku tebal. Jika anda telah hafal buku tipis tersebut, maka anda baru di permukaan saja. Substansi atau maksud isi pasal yang anda hafalkan belum anda kuasai. Penjelasan dari isi pasal ada pada buku biru tebal.
Buku biru tebal ini yang biasanya muncul pada babak tematik. Tim Anda tidak akan mendapatkan skor sempurna dalam babak tematik jika pertanyaannya adalah “ apa substansi dari Negara Indonesia adalah Negara hukum,? namun jawaban anda adalah membacakan lagi pasal tersebut, terletak dipasal ini . . , jumlahnya sekian .  . ., dll. Itu tidak menjawab pertanyaan. Anda tidak akan diberi nilai diatas 15 jika menjawab seperti itu, saya yakin. Namun  jika anda telah tahu bahwa maksud dari Negara Indonesia adalah Negara hukum, yakni Negara yang menegakkan kepentingan hukun, untuk menjalankan atau menegakkan kebenaran dan keadilan dan tidak ada kekuasaan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Ciri-ciri Negara
 Hukum adanya supremasi hukum, kesamaan dihadapan hukun ( equality before the law) dan penegakkan hukum yang tidak bertentangan dengan hukun ( due process of the law)  dst”  maka anda akan diberi skor penuh.
Secara mudahnya, setelah anda hafal pasal-pasal, maka sangat dianjurkan untuk melengkapi maksud dari pasal-pasal tersebut. Dan penjelasan tersebut ada pada buku biru tebal tersebut.
BUKU TIPIS MERAH TAP MPR .
Jika telah hafal buku biru (tebal dan tipis), maka masuklah ke buku merah yang berisi TAP-TAP MPR RI. Mulailah dengan membaca buku merah tipis, karena buku itu, sama seperti buku biru tipis yang merupakan intisari dari buku teballnya. Hafalkan semua. Jangan bosan-bosa menghafal. Jangan ada TV didepan anda atau apapun yang dapat memecah belah konsentrasi hafalan anda. Cara menghafal.
  1. Mengelompokan TAP-TAP MPR yang sejenis
Contoh : -TAP MPR RI NO 6 ( ada 2, tahun 2000 dan 2001)
-  TAP MPR RI NO 7  (ada 2, tahun 2000 dan 2001)
-  TAP MPR NO 16, MPRS 25 Cuma ada satu dsb.
2.   Menghafalkan isi dari TAP MPR Tsb
3.    Kalau tidak salah, setiap TAP MPR ada substansi dan kesepakan
(lihat  huku merah tipis). Kuasai itu semua.
4.   Jangan menyerah ketika anda mulai kesal. Karena itulah yang dinamakan
belajar.
5.  Setor hafalan.
Setor hafalan anda didepan cermin dan saat latihan disekolah. Jangan pernah takut-takut dalam menyetor hafalan anda. Lihat teman anda ketika saatnya setoran hafalan. Sejauh mana hafalan dia. Apakah punya anda telah jauh lebih baik, atau sama saja? Atau malah kurang?. Perhatikan!
BUKU MERAH TEBAL
Buku merah tebal merupakan pelengkap dari buku merah tipis. Disana terdapat  keterangan keterangan penjelas maksud dari TAP MPR . Jangan anda anggap itu tidak penting!. Itu penting sekali. Hafalkan itu. Cara-cara menghafal seperti apa yang telah saya sampaikan diatas.
BUKU KUNING EMAS
Biasanya buku kuning emas pada babak penyisihan provinsi belum dikeluarkan. Mungkin akan terlalu berat jika harus dikeluarkan pada saat itu. Focus saja dahlu pada keempat buku diatas. Kuasai semua. Jika anda telah lolos seleksi provinsi, mka bolehlah and baca-baca jiga buku kuning emas itu.
Hal yang harus diperhatikan :
  1. Menghafal harus ditarget. Pasang target tinggi. Misal; sehari 7 jam
  2. Jangan kebanyakan ketawa
  3. Jangan merasa hafalan sudah cukup.
  4. Sering-sering menyetor. Didepan cermin, saat latihan, dsb. Minta teman satu tim atau guru pmbimbing untuk mengetes, menanyakan pasal atau TAP MPR RI nomer berapa saja. Jika anda telah bisa menjawab secara cepat maka anda telah menguasai automatic without thingking.
  5. Lihat Tayangan pertandingan provinsi lain yang biasanya secara rutin ditayangkan TVRI tiap pekan. Perhatikan soal yang di berikan disana. Apakah anda telah menguasai Pertanyaan tsb atau belum, jika sudah maka pertahankan. Jika belum, cari jawabnnya dibuku atau bertanya pada guru pembimbing.
  6.  Berd’oa
Mohon koreksian apabila ada kesalahan dalam tulisan ini. Semoga bermanfaat.

Contoh soal LCC UUD NRI 1945 & TAP MPR

Hi generasi cerdas indonesia….. senang sekali bisa berjumpa dalam blog ku ini. LCC UUD NRI yang terus dilaksanakan tiap tahunnya membutuhkan persiapan yang matang, antara lain hafalan yang banyak , kuat, persiapan fisik dan mental yang fit dll. Tak terkecuali dengan bentuk-bentuk soal yang biasa muncul dalam setiap sesinya. berikut ini adalah beberapa contoh bentuk soal yang biasanya muncul dalam LCC ini. jangan dijadikan patokan, tetapi jadikanlah  sebagai bentuk persiapan tambahan bagi kamu dalam mempersiapkan lomba ini.
oke langsung aja….kita ke teekaape…
Contoh soal dalam LCC UUD 1945 dan TAP MPR RI
Babak tematik      :
1.      Mengapa TAP MPRS no25/1966  Tetap dipertahankan?
Jawab :
a)     TAP MPRS 25/1966 berisi tentang  pernyataan terhadap PKI sebagai organisasi terlarang di Indonesia . Dan larangan menyebarkan dan atau mengembangkan ajaran marxisme , leninisme  di indonesia
b)     mengenai pengharaman PKI tumbuh diindonesia , Hal ini disebabkan bahwa ideology dalam PKI tidak sesuai dengan  ideology yang dianut oleh bangsa Indonesia, yakni ideology pancasila yang mengenal  adanya tuhan. Oleh sebab itu ideology ini dilarang.
c)     TAP MPRS ini tetap dipertahankan , seba b jika TAP ini dicabut maka akan menimbulkan khawatir akan tumbuhnya PKI-PKI baru atau organisasi beraliran marxisme & leninisme atau sejenisnya sehingga akan mengingatakan akan penghiatan PKIdimasa silam
2.     Mengapa Presiden dipilih dari partai politik dan atau gabungan parpol?
3.     Jelaskan substansi dari TAP MPR nomer 16/ MPR/ 1998
4.     Jelaskan substansi TAP MPR nomer 5/ MPR/ 2000.
5.     Jelaskan asas pemlilu bersifat LUBERJURDIL.
6.     Mengapa MPR dalam memberikan grasi dan rehabilitasi harus dengan pertimbangan MA? Dan mengapa dalam memberikan amnesty dan abolisi dengan pertimbangan DPR?
7.     Apakah yang dimaksud SISHANKAMRATA?
8.     Jelaskan alur atau sistematika dalam impeachment.
9.     Sebutkan dan jelaskan tuntutan reformasi.
10.  Sebutkan dan jelaskan latar belakang reformasi.
11.    Sebutkan dan jelaskan mengenai kesepakatan dasar.
Soal pilihan ganda         :
Untuk soal pilihan ganda, penulis tidak dapat menuliskan contohnya, dikarenakan tipe pada soal ini dapat saja bervariasi. Namun hati-hati dengan kecohan seperti:
1)    kamu harus dapat membedakan atas diatur dalam UU dan daiatur pada UU
2)    Bedakan atas hak DPR dan hak anggota DPR
3)    Bedakan atas sifat lembaga MA, MK dan KY
4)    Bedakan atas kuorum untuk melakukan amandemen UUD, kuorum usulan amandemen dan kuorum untuk melakukan impeachment terhadap presiden.
5)    Bedakan lama waktu untuk :
-         MPR melaksanakan siding jika presiden wapresnya mangkat, berhenti dst
-         MPR melaksanakan sidang jika presiden dan wakilnya mangkat, berhenti dst
Soal rebutan ( berhubungan dengan postingan tips dan trik memenagkan lombaLCC…… catatan! Soal bisa saja berbeda tipenya dari tahun ke tahun. Tinggal perhatikan setiap sesi dalam perlombaan tersebut)
1)    Host            :” Rumusan pasal 1 ayat 3 adalah………..”
Jawab                   : Negara Indonesia adalah Negara hukum
2)    Host            : Rumusan pasal 33 ayat 4 adalah…..
3)    Host            : hak anggota DPR adalah…..
4)    Host            :”TAP MPR nomer 25/MPRS/1966 adalah tentang……….”
Jawaban     : pembubaran PKI dan pernyataan sebagai organisasi terlarang diseluruh Indonesia……..
5)    Host  :”Yang dimaksud equality before the law adalah
Jawaban     : kemungkinan 1: kesetaraan didalam hukum
Kemungkinan 2: penegakan hukum yang tidak bertentangan
Dengan hukum (karena soal mungkin saja adalah due proses of the law)
6) Host  : “Jika presiden mangkat, berhenti, diberhentikan atau tidak dapat melaksanakan tugas dalam masa jabatannya, maka…..
Jawab : -kemungkinan 1 : digantikan oleh mendagri menlu dan menhan secara bersama-sama
-kemungkinan 2   : selambat-lambatnya 30 hari
-kemungkinan 3   : pasal 8 ayat 3
sekian dulu ya… selamat belajar^^
salam generasi cerdas indonesia

TIPS DAN TRICK MEMENANGKAN LCC UUD 1945 DAN TAP MPR

Lomba cerdas-cermat UUD 1945 dan TAP MPR RI rutin diselenggarakan tiap tahunnya oleh MPR RI. Berawal dari tahun 2007, lomba tersebut masih sebatas tingkat JaBoDeTaBek, Kemudian berlanjut tahun 2008 tingkat nasional, dan terus sampai sekarang. Penulis sendiri adalah mantan juru bicara (Jubir) SMA Islamic-Centre(Iscent) kota tangerang yang berkat ridho Allah SWT dapat membawa almamater menjadi juara 1 tingkat JaBoDeTaBek itu. Kemudian di tahun selanjutnya(2008), penulis masih diberi kesempatan untuk mengemban tugas sebagai seorang Jubir , dan Alhamdulillah berhasil membawa almamater menjadi juara 2 tingkat provinsi Banten. Kemudian untuk ke 3 kalinya (2009), rasa syukur penulis panjatkan kehadirat Allah karena masih dipercaya mengemban jubir kembali, dan Alhamdulillah berhasil membawa almamater SMA Iscent menjadi juara 1 tingkat provinsi banten dan maju ketingkat Nasional. Penulis Berlindung kepada ALLAH dari kesombongan yang mungkin terselip dalam hati, dan Berniat hanya untuk membagi pengalaman untuk adik-adik SMA yang mungkin kini diberi amanah sekolah masing-masing untuk berlaga dalam lomba ini, maka  Berikut ini tips dan trik penulis dalam sukses lomba LCC ini. Rahasianya Cuma satu, yakni MENCATAT!!.
Asumsi: Jika Sekolah kalian mendapat bagian pada tampil pada sesi ke-n (katakanlah tampil ke-3, misalnya), maka kalian beruntung. Mengapa beruntung? Karena kalian dapat mengamati pertandingan pada sesi sebelumnya(sesi 1&2). Dari sana kalian dapat mencatat soal-soal yang dibacakan host. Dan perlu kalian tahu, biasanya soal–soal tersebut diulang pada sesi-sesi selanjutnya, kalian harus cermat disana. Bagaimana jika tampil pertama? Resepnya kuatkan mental kalian, dan yakinlah yang menang itu adalah yang paling siap.
Babak Tematik: 1)Untuk babak, kalian harus sudah memahami materi diluar kepala. Kalian harus sudah hafal materi pasal(pasal 1-37), buku biru, dan buku merah. Bagaimana dengan buku kuning emas?, biasanya jarang sekali keluar dalam pertandingan, so jangan beratkan memori kalian. 2)gunakan waktu se maximal mungkin. Habiskan waktu 2 menit untuk memaparkan tematik kalian. Jika sang jubir sudah mentok(gak bias ngejelasin lagi, dan waktu masih panjang), maka sebagai tim yang kompak anggota yang lain harus membantu. Skor sempurna disini adalah 25.
Babak pilihan Benar-salah Kalau saya boleh mengatakan, bahwa babak ini gampang-gampang susah. Gampang karena Cuma menjawab benar/ salah. Dan susah karena dapat mengecoh juga. Jika jawaban tepat maka diberikan skor 10, jika salah tidak bakal dikurangi( tetapi tetap saja rugi point). Perhatikan setiap kata-kata yang diberikan oleh host. Mereka (panitia/host) biasanya bermain pada kecohan kata-kata seperti:
1)      Beadakan atas“ diatur dengan Undang-Undang” dengan” diatur dalam undang-undang”
2)      Bedakan atas “ putusan” dengan” pertimbangan”. Contoh:” presiden dalam memberikan grasi dan rehabilitasi harus dengan persetujuan MA. (Kalian harus hati-hati disini. Lihat dengan cermat apakah benar persetujuan atau pertimbangan)
3)      Bedakan atas“terdiri atas” dengan “terbagi atas” dan “ dibagi atas”. Semuanya berbeda
4)      Jika soal terjawab sempurna , maka kalian dapat skor 50 untuk 5 soal yang kalian jawab.  
Babak Rebutan Babak inilah yang paling menentukan. Jangan anggap tim yang unggul pada 2 babak sebelumnya bakalan menang . segala sesuatunya dapat terjadi disini, Tinggal bagaimana kalian tidak lengah akan skor sementara kalian.
Trick dalam babak rebutan: Penulis mencoba mengingatkan asumsi kita. Bahwa, kita asumsikan kita tampil ke-n( contoh, ke 3) . maka selama kalian menungu jatah tampil kalian, kalian dapat mencatat dan buatlah kesimpulan segera sebelum kalian tampil. Ingat…MENCATAT!!. Mencatatnya seperti ini:
1)      Kalian catat soal yang dibacakan host untuk sesi sebelum kalian tampil. Biasanya soal-soal tersebut akan ada model yang seragam. Contoh: jika pada sesi 1&2 sang host selalu berkata” rumusan pasal” dan yang ditanya adalah selalu isi pasal yang bersangkutan, maka kalian punya kesimpulan bahwa kalian harus sudah siap dengan kata-kata” rumusan pasal” , tinggal menunggu sang host membacakan pasal dan ayatnya. Kecuali pasal-pasal yang biasanya sudah pasti. Seperti pasal 1( pasti sang host bermaksud mengatakan pasal 1 ayat 3).
2)      Jika sang host selalu berkata “ TAP MPR nomer…..”dan misalkan selalu yang dimaksud adalah mengenai apa TAP MPR Tersebut, maka kalian punya kesimpulan bahwa kalian harus sudah siap dengan kata-kata “ TAP MPR nomer….”.  kalian harus berhati-hati disini. kadang kala, kalian harus menunggu sampai sang host mengatakan nomer TAP MPR  beserta tahunnya . Sebab ada nomer dalam TAP MPR yang sama , yakni seperti (TAP MPR Nomer 6 tahun 2000, dan TAP MPR nomer 6 tahun 2001. Begitu juga TAP MPR nomer 7tahun 2000 dan TAP MPR nomer 7 tahun 2001).
Contoh: sang host berkata” TAP MPR nomer 6 , tahun……”( mestinya kalian belum bisa menjawab disini, karena kalian akan untung-untungan, apakah ingin jawab yang tahun 2000 atau 2001. Tetapi jika tim lain sudah memencet tombol dan menjawab yang tahun 2000 dan ternyata jawabannya salah, maka ketika soal dibacakan lagi oleh  host, kalian dapat langsung menjawabnya tanpa perlu menunggu host panjang lebar membacakan ulang soal. Dan disini kalian wajib menjawab TAP MPR yang tahun 2001, dan Benar!!). Namun jika nomer pada TAP MPR tsb Cuma ada 1 kemungkinan( contoh: TAP MPRS no 25, TAP MPRS no 29, TAP MPR 16,dll)maka tidak perlu tunggu disebutkan tahunnya. Langsung aja jawab mengenai apa pasal itu.
3)      Kalian harus jeli dengan kecohan-kecohan sang host. Adakalanya soal yang dibacakan oleh sang host adalah kecohannya, dan pertanyaan sebenarnya ada pada pernyataan terakhir sang host. Contoh kecohan itu: a)      Host: ” Presiden memberika grasi dan rehabilitasi dengan….”( biasanya kita akan segera memencet tombol dan menjawab “MA”). Namun bisa jadi  soal sebenarnya adalah “  ……..sedangkan amnesty dan abolisi dengan….”( maka jawaban yang seharusnya adalah “DPR”). Sama seperti trik diatas, jika tim lain sudah menjawab MA ,dan jawabannya salah, maka ketika soal dibacakan ulang kalian dapat dengan cepat menjawab “DPR”.
b)      Host: “ yang dimaksu dengan equality before the law adalah….
”( biasanya juga kita akan terburu-buru menjawab kesetaraan dihadapan hukum). Namun bisa jadi sang host mengecoh karena soal sebenarnya adalah “ sedangkan, yang dimaksud due proses of the law adalah….”. nah disini jawaban sebenarnya adalah penegakan hukum yang tidak bertentangan dengan hukum. Sama seperti trik diatas, jika tim lain salah menjawab, maka jawaban sebenarnya adalah kemungkinan yang lain, jadi kita dapat  menjawab dengan cepat.
Saran untuk tim yang bertanding:
1. banyak-banyak lah kalian menghafal. Khususnya bagi sang jubir wajib belajar lebih lama dari anggota yang lainnya
2. jangan banyak tertawa. Karena tertawa dapat menumpahkan ilmu, sehingga bisa lupa.
3. Jangan meremehkan lawan.
4. Usahakan Buat yel-yel yang tidak ada unsur kesombongan dan meremehkan lawan. Seperti “ kita pasti juara, yang lain pasti kalah” dsb
. 5. Gunakan setiap jalannya pertandingan untuk mencermati dan mengamati bentuk soal. Kuncinya mencatat, ambillah pelajaran dari tim yang lebih dahulu bertanding.
6. Berdo’a

TAMBAHAN TIPS!!
Biasanya sebelum babak rebutan, ada sesi performance dari masing-masing tim yang tampil pada perlombaan tersebut. Perlu diperhatikan bahwa performance tersebut sifatnya hanya sebagai ujuk kebolehan atau keteranpilan dan tidak menambah bobot nilai. Disini saya ingin katakan, bahwa tetap tampilkan kebolehan kalian dalam sesi performance tersebut, namun jangan terlalu berlebihan. Ingat ! bahwa pertandingan saat itu belum usai…masih ada babak rebutan yang menjadi penentu kemenangan. Aturlah strategi memenagi babak rebutan saat tim yang lain ” terlena ” oleh pertunjukan kebolehan mereka pada sesi tersebut.

1 komentar: